Warga Ontario Kanada Menggelar Aksi 'Hijabs for Harmony' untuk Memerangi Islamofobia

Sekitar 80 masyarakat kota London, Ontario, Kanada, menggelar aksi Hijabs for Harmony, guna mengedukasi masyarakat tentang hijab, sekaligus menyuarakan aksi untuk memerangi Islamofobia di Kanada.

Share :
Warga Ontario Kanada Menggelar Aksi 'Hijabs for Harmony' untuk Memerangi Islamofobia
Berita

Jakarta, www.istiqlal.or.id-Sekitar 80 masyarakat kota London, Ontario, Kanada, menggelar aksi Hijabs for Harmony, dengan berkumpul di Victoria Park sambil mengenakan hijab. Aksi ini diselenggarakan oleh perempuan muslim dan non muslim guna mengedukasi masyarakat tentang hijab, sekaligus menyuarakan aksi untuk memerangi Islamofobia di Kanada.

Disadur dari laman Global News, aksi ini dimulai pukul 17.00 waktu setempat, dengan mendengarkan penyampaian beberapa pembicara dari Muslim Association of Canada (MAC), dan dilanjutkan dengan mengelilingi Victoria Park sambil mengheningkan cipta atas wafatnya keluarga Afzaal, empat warga muslim Ontario yang tewas dalam serangan bermotivasi kebencian dan ditargetkan, pada 6 Juni lalu.

Tragedi di London ini telah menyoroti isu Islamofobia di Kanada, dan diharapkan pemerintah mengambil tindakan lebih untuk mengatasinya.

"Di saat banyak wanita takut untuk keluar dengan jilbab mereka karena sekarang mereka telah menjadi minoritas yang terlihat, dukungan ini mendorong mereka untuk melanjutkan pilihan yang telah mereka ambil," ujar warga London yang juga anggota MAC, Reem Sultan, di London, Ontario, Jumat (18/6/2021).

Setelah terjadi tragedi penyerangan tersebut, Sultan mengungkapkan bahwasannya dia dan keluarganya juga merasa ketakutan dan bertanya-tanya apakah mereka harus meninggalkan rumah mereka karena mengenakan jilbab yang membuatnya tampak Muslim. 

"Untuk mengatasinya adalah tujuan saya dan tujuan wanita lain; kita tidak bisa disandera ketakutan atau serangan Islamofobia itu," terang Sultan.

Selain itu, Sultan juga berharap orang-orang akan mencoba dan mendidik diri mereka sendiri tentang perbedaan masyarakat dan lebih memahami perbedaan tersebut.

"Pesan terpenting adalah dengan pengetahuan kita bisa mendobrak hambatan. Jangan ragu untuk bertanya karena banyak wanita Muslim akan menyambutnya."

Di samping itu, warga muslimah London lainnya, Safiya Shaikha juga mengatakan bahwasannya setiap orang harus memiliki hak untuk memakai apa yang mereka inginkan.

"Hijab bagi saya bukan hanya sebagai penutup kepala, bagi saya inilah Islam saya, ini bukan hanya suatu agama atau apa yang kamu percayai secara spiritual, ini adalah cara untuk hidup," papar Shaikha.

"Insiden itu telah mempengaruhi kami semua karena kami berhubungan di banyak hal dan ini sangat penting untuk dapat merasa aman di tanah yang merupakan rumahmu," lanjut Shaikha. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal, sumber: https://globalnews.ca)

Tags :

Related Posts: