Tiga Cara Wujudkan Marketplace Ramah Muslim

Setidaknya terdapat tiga cara yang bisa ditempuh produsen untuk mewujudkan marketplace ramah muslim, diantaranya sehagai berikut.

Share :
Tiga Cara Wujudkan Marketplace Ramah Muslim
Berita

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Dalam rangka meningkatkan perekonomian bangsa pada era yang semakin berkembang ini, mayoritas marketplace berinovasi mengembangkan kualitas industrinya.

Salah satu inovasi yang dikembangkan ialah menciptakan industri halal yang ramah bagi umat muslim. Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A, mengatakan bahwasanya keberadaan industri halal di Indonesia sangat tepat karena mayoritas masyarakatnya beragama Islam.

"(Sehingga) timbul kesadaran untuk maju bersama agamanya (Islam), menikmati dunia ini tanpa meninggalkan prinsip-prinsip ajaran agamanya, mengonsumsi aspek-aspek yang berkah dan ditentukan oleh Al-Qur'an hadist," ujar KH Nasaruddin dalam sambutannya secara daring, dalam acara Dialog Interaktif 'Market Place Ramah Konsumen', Rabu (22/9/2021).

Sependapat dengan hal itu, Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) Dr. H. Mastuki, M.A, juga memaparkan bahwasanya marketplace yang spesifik di kalangan muslim dan ramah konsumen sangat potensial untuk dikembangkan.

Potensi tersebut dilihat atas tingginya antusias masyarakat untuk menggunakan produk halal. Matsuki juga mencontohkan, di antara marketplacenya adalah Travalal, ...

Berikutnya, melihat dari kasus yang ada, Matsuki menjabarkan, setidaknya terdapat tiga cara yang bisa ditempuh produsen untuk mewujudkan marketplace ramah muslim, diantaranya sehagai berikut.