MTPI Remaja Masjid Istiqlal: Sudahi Sedihmu, Bangkitlah Bersamaku

Asosiasi Remaja Masjid Istiqlal (ARMI) kembali menggelar secara daring Majelis Taklim Pemuda Istiqlal (MTPI), Minggu (6/6/2021). Kegiatan yang diselenggarakan rutin setiap bulan ini membahas tema "Sudahi Sedihmu, Bangkitlah Bersamaku".

Share :
MTPI Remaja Masjid Istiqlal: Sudahi Sedihmu, Bangkitlah Bersamaku
Berita

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Asosiasi Remaja Masjid Istiqlal (ARMI) kembali menggelar secara daring Majelis Taklim Pemuda Istiqlal (MTPI), Minggu (6/6/2021). Kegiatan yang diselenggarakan rutin setiap bulan ini membahas tema "Sudahi Sedihmu, Bangkitlah Bersamaku".

Tema yang dibahas didasari pada kondisi remaja yang acapkali mudah jatuh dan putus asa saat mengalami kegagalan dalam cita yang ingin diraih.

Padahal menurut seorang aktivis pemuda yang juga menjadi pemateri MTPI, Wildan Kholid, mengatakan bahwasanya pemuda memiliki peran besar dalam mengubah tatanan masyarakat ke arah yang lebih baik.

Sebagaimana Firman Allah dalam Al-Qur'an, artinya sebagai berikut.

"Kami ceritakan kepadamu (Muhammad) kisah mereka dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka." (QS. Al-Kahfi/18: 13)

Dalam ayat tersebut, Wildan menjelaskan bahwa Allah SWT ingin memaparkan kisah para pemuda Al-Kahfi yang sangat beriman kepada-Nya dengan keimanan yang benar, dan Ia selamatkan para pemuda itu dari penguasa yang zalim pada masanya.


"Bahwasannya tidak ada keraguan maupun kesamaran dalam kisah tersebut." Allah SWT mengukuhkan iman para pemuda Al-Kahfi itu, dan Allah SWT limpahkan petunjuk kepada mereka agar senantiasa berada di jalan yang benar.

Dari kisah pemuda Al-Kahfi itu, jika diseimbangkan dengan kondisi pemuda saat ini, kita bisa dapati hikmah untuk terus menetapkan Allah SWT sebagai satu-satunya tujuan. Bahwasannya setiap sedih atau kegagalan, merupakan bagian alur-Nya yang dirancang bagi kita yang sedang berproses dalam mencapai dermaga cita yang dituju.

Di sisi lain, Wildan juga membacakan kembali Firman Allah dalam Al-Qur'an, artinya sebagai berikut.

"Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Ankabut/29: 69).

"Kuncinya hanya satu, yaitu bersungguh-sungguh. Kemudian untuk urusan hasil, serahkan lagi kepada Allah SWT. Uniknya kalimat disini, Allah SWT menuliskan 'subulanaa' yang menandakan banyak jalan yang Allah SWT kasih jika seseorang itu menempuh prosesnya dengan sungguh-sungguh," jelas Wildan.

Selain itu, Founder Cerita Iklim Universitas Indonesia yang juga merupakan moderator MTPI, Dhita Mutiara Nabella, juga mengingatkan agar kita terus berprasangka baik kepada Allah SWT dalam menjalani segala takdir yang Ia tetapkan. 


"Pada setiap kesedihan ataupun kegagalan yang kita hadapi, percayalah bahwa Allah SWT memiliki skenario yang terbaik. Segala yang kita anggap baik, belum tentu Allah SWT catat hal itu baik bagi kita. Tapi segala hal yang sudah Allah SWT tentukan atas kita, itu pasti merupakan ketetapan-Nya yang terbaik bagi hamba-Nya," papar Dhita.

Hal itu senada seperti yang disampaikan pembicara kedua MTPI, Meyda Safira, bahwasannya pada setiap masalah pasti ada hikmah. "Jika dianalogikan, masalah itu seperti sebuah pohon yang berhadapan dengan angin badai. Hadirnya angin bukan untuk menghancurkan pohon, namun untuk menguji sekokoh apa akar pohon itu."

Dengan begitu, mari latihlah diri untuk menjadi pemuda yang kokoh, yang menjadikan Allah SWT sebagai satu-satunya landasan untuk terus melangkah, menghadapi setiap masalah dengan bijaksana, dan menyertakan ikhlas pada setiap ketetapan dari-Nya. (FAJR)


Humas dan Media Masjid Istiqlal

Tags :

Related Posts: