Madrasah Masjid Istiqlal Selenggarakan Silaturahmi Keluarga Besar MIJ

Madrasah Masjid Istiqlal (MIJ) selenggarakan kegiatan Silaturahmi Keluarga Besar MIJ bersama Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Sabtu (2/9/2021).

Share :
Madrasah Masjid Istiqlal Selenggarakan Silaturahmi Keluarga Besar MIJ
Berita

Jakarta, www.istiqlal.or.id- Madrasah Masjid Istiqlal (MIJ) selenggarakan kegiatan Silaturahmi Keluarga Besar MIJ bersama Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Sabtu (2/9/2021).

Kegiatan silaturahmi dilangsungkan oleh MIJ dalam rangka mempererat rasa kekeluargaan serta menjaga komunikasi yang baik bersama pihak BPMI, para murid, serta para wali murid.


Hal tersebut dapat dilihat saat ruang Zoom Meeting dihadiri oleh seluruh pimpinan dan pegawai MIJ,  beberapa pimpinan BPMI di antaranya Kabid Pendidikan dan Pelatihan KH Faried F. Saenong, Ph.D, dan Wakabid Penyelenggara Peribadatan KH Abu Hurairah Abd. Salam, MA., Ketua Komite dari tingkat RA, MI, MTS, dan MA, serta para murid bersama orang tuanya.

Dalam sambutannya, KH Nasaruddin berharap bahwasanya pertemuan silaturahmi yang dilangsungkan MIJ dapat dilaksanakan secara berkala, karena terdapat banyak kebaikan di dalamnya. 

"(Karena) madrasah (MIJ) juga sudah menjadi bagian dari Masjid Istiqlal," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal.

KH Nasaruddin menerangkan, bahwasanya nanti akan dilangsungkan peninjauan secara total mengenai sistem pembelajaran di MIJ. "Kita akan melaksanakan peninjauan secara total, tanpa mengurangi substansi ajaran dasar sebagai amanah kurikulum nasional kita."


Selain itu, KH Nasaruddin juga memaparkan sebuah kajian tentang keutamaan ilmu pengetahuan dan ma'rifat. 

Sebagaimana yang Allah subhanahu wata’ala firmankan dalam QS. Mujadilah [58] ayat 11, artinya sebagai berikut. 

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, 'Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,' maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, 'Berdirilah kamu,' maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Mujadilah [58]: Ayat 11)

Pada QS. Mujadilah ayat 11, KH Nasaruddin mengungkapkan bahwasanya kita bisa mengetahui, ternyata Allah subhanahu wata'ala akan mengangkat derajat orang yang beriman terlebih dahulu, baru setelahnya yang berilmu. "Itulah pentingnya adanya ma'rifat, selain daripada ilmu pengetahuan."


Hal tersebut juga diperkuat dengan pemaparan Ustaz Kasmudi, bahwasanya visi misi MIJ ialah menjadi sekolah unggulan yang bernafaskan islam. "(Di MIJ) kita (secara bersama-sama bisa) menyiapkan generasi yang berilmu, beramal, berprestasi dan berakhlakul karimah."

Ustaz Kasmudi juga melaporkan, bahwasanya visi MIJ sebagai sekolah unggulan bernafaskan Islam, sudah berangsur-angsur dibuktikan dengan banyaknya prestasi yang dilakukan para murid MIJ. 

Demi mendukung perkembangan inovasi di MIJ, KH Faried juga menyampaikan, nantinya akan diselenggarakan sosialisasi mengenai perkembangan di MIJ. "(Jadi, selain silaturahmi ini dilakukan guna menjadi kesempatan untuk saling sambung rasa,) kita (pihak BPMI dan MIJ) akan menyosialisasikan beberapa perkembangan di MIJ," pungkasnya. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Related Posts: