IIHC Sosialisasikan Program Sertifikat Halal Gratis, Simak Syaratnya

Istiqlal Indonesia Halal Center (IIHC), menyosialisasikan Program dan Teknis Pendaftaran Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) bagi para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia.

Share :
IIHC Sosialisasikan Program Sertifikat Halal Gratis, Simak Syaratnya
Berita

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Istiqlal Indonesia Halal Center (IIHC), menyosialisasikan Program dan Teknis Pendaftaran Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) bagi para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia.

Program yang difasilitasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama RI (BPJPH Kemenag RI) ini bisa diikuti oleh 3200 UMK pada tahun 2021. 

"Sehati ini memang disediakan oleh pemerintah. Jadi manfaatkan program ini, (apalagi) program ini diperuntukkan bagi UMK di seluruh Indonesia," ujar LPH PTSI Afrinal Nazaruddin, pada acara Sosialisasi Sehati, dilangsungkan secara daring melalui Zoom Meeting, di Jakarta, Senin (18/10/2021).


Selanjutnya, Afrinal memaparkan beberapa persyaratan umum dan khusus yang harus dipenuhi saat mengikuti program Sehati 2021, di antaranya sebagai berikut.

Untuk persyaratan umum, terdapat lima hal yang harus dipenuhi, di antaranya, belum pernah mendapatkan fasilitasi sertifikat halal dan tidak  sedang atau akan menerima fasilitasi sertifikasi halal dari pihak lain. "Nah, kalau Bapak/Ibu sudah mempunyai sertifikat halal, mohon maaf ini tidak bisa diikuti lagi."

Berikutnya, para peserta diharuskan memiliki aspek legal yaitu Nomor Induk Berusaha (NIB) – Risk Based Approach (RBA). "Untuk NIB-nya, harus yang berbasis resiko, bukan yang lama," papar Afrinal.

Ketiga, memiliki modal usaha dan aset dibawah Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) yang dibuktikan dengan data yang tercantum  dalam NIB.

Keempat, melakukan usaha dan berproduksi secara kontinu minimal tiga tahun. "Dalam hal ini, kalau sudah lebih dari tiga tahun, jangan coba (daftar). (Diperlukan kejujuran) karena program yang diikuti berlabel halal."

Kelima, para pendaftar Sehati juga perlu mendaftarkan satu jenis produk maksimal 20 varian, dengan produk berupa barang. "Jadi bukan penjual atau reseller."

Setelahnya, Afrinal juga menyebutkan terdapat lima persyaratan khusus dalam pendaftaran Sehati 2021, di antaranya sebagai berikut.

Pertama, memiliki surat izin edar atau surat izin lainnya atas produk dari  dinas atau instansi terkait (PIRT/MD/LAIK HYGIENE).

Kemudian, bersedia memberikan foto/video terbaru saat proses produksi. "(Kalau usahanya membuat bakso) boleh foto atau video sedang membuat bakso, (foto atau videonya) harus disiapkan," jelas Afrinal.