BPMI Selenggarakan Webinar Menuju Festival Istiqlal III Tahun 2022

Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) menyelenggarakan Webinar Menuju Festival Istiqlal III, guna mendapatkan masukan dari peserta Webinar terutama masukan dari masyarakat.

Share :
BPMI Selenggarakan Webinar Menuju Festival Istiqlal III Tahun 2022
Berita

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) menyelenggarakan Webinar Menuju Festival Istiqlal III, guna mendapatkan masukan dari peserta Webinar terutama masukan dari masyarakat.

Kegiatan Webinar ini juga ditujukan sebagai wujud kesinambungan atas terselenggaranya Festival I dan II pada tahun 1991 dan 1995, sehingga diharapkan nantinya Festival III Masjid Istiqlal bisa mencetak sejarah yang bermaslahat bagi warga bangsa, khususnya masyarakat Islam di Indonesia.


"Hasil dari Webinar Festival III Masjid Istiqlal ini, nantinya akan menjadi rumusan proposal yang akan menjangkau program-program di Masjid Istiqlal," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, dalam sambutannya di acara Webinar Festival III Masjid Istiqlal, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Memasuki era New Istiqlal, KH Nasaruddin juga berharap Festival III Masjid Istiqlal akan diselenggarakan lebih meriah dibanding sebelumnya dengan tetap mematuhi rambu-rambu kesehatan dan kemaslahatan.

KH Nasaruddin juga berpesan, agar Festival Masjid Istiqlal ke-III bisa senantiasa menjadi tauladan bagi masyarakat, dengan menyajikan hal-hal yang menginspirasi dan bermanfaat, terutama dalam hal memelihara budaya gotong royong antarsesama. Sebagaimana tema yang diambil yaitu, "Dengan Festival Istiqlal III Kita Tingkatkan Kesadaran Warga Bangsa dalam Memelihara Budaya Gotong Royong Guna Mewujudkan Indonesia Tangguh Indonesia Maju Pasca Pandemi Covid-19. 

"Kami (BPMI) harus berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan di Masjid Istiqlal, karena (Masjid Istiqlal) diharapkan menjadi contoh bagi rumah ibadah lainnya di Indonesia," jelas KH Nasaruddin.

Melihat rencana diselenggarakannya Festival Masjid Istiqlal ke-III, Menteri Kemendikbud Ristek RI berpesan, agar festival di Masjid Istiqlal bisa menjadi sarana edukasi bagi anak bangsa, terutama mengena toleransi dan kebhinekaan.

"(Festival Masjid Istiqlal) ini sangat tepat (dilaksanakan, karena) bisa jadi sarana edukasi tentang toleransi dan kebhinekaan, dengan merdeka belajar kami saat ini mendorong pendidikan dengan metode pembelajaran berbasis project," kata Nadiem. 


Seimbang dengan itu, Ketua Badan Pelaksana Festival Istiqlal 1991 Pontjo Nugro Susilo Sutowo, juga mengarahkan Festival III Masjid Istiqlal, supaya bisa menjadi ajang pelestarian budaya. "Festival ini merupakan pesta rakyat. Rakyat yang berpartisipasi (dengan dukungan pemerintah). Sehingga masyarakat bisa merasakan kebermanfaatannya dari festival ini."

Turut hadir secara langsung maupun daring, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Prof. Agus Sartono, mewakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (KemenkoPMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP., Sekjen Bimas Islam Kemenag RI, H. Muhammad Fuad Nasar, M.Sc., SAM Bidang Pembangunan Keluarga KemenPPPA Indra Gunawan, S.K.M., M.A., dan Staf Khusus Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga Mahfudin Nigara. 

Adapun dari pihak BPMI, Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat (Bidsosdaum) Laksamana Pertama TNI (Pur) Asep Saepudin, Kepala Kabid Penyelenggara Peribadatan KH. Bukhori Sail Attahiri, Lc, MA, Kabid Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) KH. Faried F. Saenong, Ph.D., Kabid Riayah Irjen Pol (P) Dr. H. M. Said Saile, M.Si, Kabag Kerjasama dan Keuangan, dan Dr. N. E. Fatimah Azzahra, M.Si. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Tags :

Related Posts: