Beradaptasi pada Perkembangan Teknologi, Kemenparekraf Luncurkan Santri Digital Preneur

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan mengajak 550 santri dalam program Santri Digital Preneur Indonesia.

Share :
Beradaptasi pada Perkembangan Teknologi, Kemenparekraf Luncurkan Santri Digital Preneur
Berita

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Dalam rangka memberdayakan para santri guna beradaptasi dan menguasai keterampilan ekonomi kreatif digital, khususnya di sub sektor aplikasi, pengembangan permainan, TV dan radio, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan mengajak 550 santri dalam program Santri Digital Preneur Indonesia.

"(Kemenparekraf) akan mengajak 550 peserta, kita akan fokus pada santri digital preneur," ujar Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno secara daring melalui YouTube Kemenparekraf, Senin (13/9/2021).

Dengan diikutsertakannya 550 santri tersebut, Sandiaga berharap bahwasanya santri dapat mengembangkan kemampuannya dalam bidang digital kreatif dan bisa menjadi sarana dakwah sekaligus mendorong tumbuhnya konten–konten digital islami baru di Indonesia. 

"Diharapkan konten kreatif digital yang dihasilkan (para santri dalam Santri Digital Preneur) akan berkualitas dan juga unggul, serta mampu berdaya saing di industri kreatif (di Indonesia maupun dunia)," ungkap Sandiaga.

Namun, bukan hanya unggul dalam industri kreatif, Sandiaga juga mengajak para santri untuk tetap berakhlakul karimah. "Santri kedepan bukan hanya melek teknologi, tapi juga berakhlakul karimah. Kita (para santri) bisa jadi salah satu tonggak sejarah kebangkitan Islam yang rahmatan lil alamin."


Selain itu, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Muhammad Neil El Himam, menyebutkan bahwasanya peluncuran Santri digital Preneur juga ditujukan agar para santri bisa beradaptasi dengan perkembangan digital, agar dapat bersaing di bidang industri kreatif dengan tetap mengutamakan aklakul karimah.

"Dengan adanya perkembangan dunia digital, santri bisa membuat dakwah digital, menciptakan konten-konten islami digital, dan menciptakan UMKM berbasis digital," pungkas Neil. 

Menanggapi peluncuran Santri Digital Preneur, Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA turut memberikan testimoninya yang berisikan dukungan agar kegiatan yang akan dijalani bisa lancar dan penuh kebermanfaatan. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Tags :

Related Posts: