Foto: Dok. Media Istiqlal

Perkuat Keimanan di Bulan Suci, BPMI Selenggarakan Bedah Buku dan Kajian Muslimah

Administrator 16 Mar 2026 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Dalam rangka menjadikan Ramadhan sebagai waktu terbaik untuk memperdalam ilmu sekaligus memperkuat keimanan, Sub Bidang Perpusatakaan dan Majelis Taklim BPMI menyelenggarakan Bedah Buku "Manajemen Moderasi Beragama di Masjid Istiqlal Perspektif Al-Qur'an" dan Kajian Muslimah: Smart Women in Ramadhan, di Selasar Ar-Razaq Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad (15/3/2026).

Diselenggarakan dalam rangka memotivasi para muslimah agar dapat senantiasa cerdas, bijak, dan berdaya dalam menjalani Ramadhan serta kehidupan sehari-hari, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat KH Abu Hurairah Abd. Salam, Kabid Pendidikan dan Pelatihan KH Mulawarman Hannase, dan Guru Majelis Taklim Masjid Istiqlal Yos, Direktur Pengembangan Bisnis IGF Deva Rachman dan Direktur IGF Ahsanul Haq.

Alasan pentingnya wanita perlu cerdas, menurut Ahsanul Haq karena secara fitrah merupakan madrasatul ula (madrasah pertama). "Cerdas berilmu, menata waktu dan meluangkan semua urusan rumahnya sehingga menjadi wanita yang smart di aktivitasnya sendiri maupun di keluarga," ujarnya dalam kajian muslimah.

"Kalau mau menjadi wanita yang cerdas, kita perlu menata niat untuk beribadah kepada Allah, mengatur waktu dan mempertahankan kebiasaan baik yang kita laksanakan selama Ramadhan, serta juga menjaga kesehatan," terang Deva Rachman dalam kajian muslimah.

Untuk menjadi wanita cerdas, Ahsanul juga mengingatkan agar kita perlu menjaga kualitas diri, baik dalam hal ibadah, keluarga dan ilmu. Perlu juga menjadi wanita shaliha, sebagaimana hadist Nabi SAW,

Addunnya mata'un wa khairu mata'iha al-mar'atus shalihah. Artinya "Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah." (HR. Muslim).

Adapun bedah buku tentang "Manajemen Moderasi Beragama di Masjid Istiqlal Perspektif Al-Qur'an", yang merupakan hasil disertasi KH Bukhori dari inspirasinya setelah berkiprah di Istiqlal sejak tahun 2016, ketika mendapatkan ragam pertanyaan dari pengunjung baik domestik maupun internasional, tentang cara Istiqlal mengelola hubungan antaragama, suku dan sekte-sekte akidah.

"Buku 'Manajemen Moderasi Beragama di Masjid Istiqlal Perspektif Al-Qur'an' ini dapat menjadi panduan dalam hal syariat, akidah dan peribadatan, dalam hal pelaksanaan ibadah di Istiqlal, sehingga kita dapat senantiasa bersatu dan memahami urgensi peribadatan di Istiqlal," terang KH Bukhori.

Merupakan hasil disertasi yang bermanfaat, Sub bidang Perpustakaan dan Majelis Taklim Abdul Rosyid Teguhdin, juga mengungkapkan bahwa buku 'Manajemen Moderasi Beragama di Masjid Istiqlal Perspektif Al-Qur'an' bahwa nantinya buku tersebut akan menjadi role model untuk kurikulum majelis taklim Istiqlal, disusun bersama para pengajar untuk pengajaran 2026 s.d. 2027. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.